Terbesar di Indonesia, Atlet Nasional Berharap Bali Open International Table Tennis Championship 2019 Diadakan secara Rutin





Denpasar, Bali, Biwaranews.com -  Atlet tenis meja Indonesia menyambut baik kejuaraan yang digelar oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose di GOR Merpati, Jalan Cargo, Denpasar Barat. Pasalnya kejuaraan tenis meja “Bali Open International Table Tennis Championship 2019” yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-73 ini menjadi kesempatan bagi para atlet untuk berkompetisi dan menunjukan kemampuan terbaiknya.

Sebanyak 294 atlet dari 12 negara di dunia berkumpul dan bertanding dengan menjunjung tinggi sportifitas demi nama baik bangsa dan negara. Banyaknya atlet yang bertanding menjadikan ajang ini sebagai kejuaraan yang terbesar dengan jumlah atlet luar negeri terbanyak dan jumlah hadiahnya terbesar di Indonesia.

Saat ditanya, apa tanggapan dan harapan para atlet tentang kejuaraan ini? Lima atlet unggulan Indonesia, seperti Ficky Supit Sanstoso, Gilang Maulana, M. Zahru Nailufar, M. Bima Abdi Negara dan Rina Sintya yang ikut kejuaraan ini menjawab dengan jawaban yang sama.

Menurut Ficky Supit Santoso, kejuaraan ini sudah ditunggu-tunggu dari sejak lama, karena kejuaraan ini terbesar di Indonesia dengan hadiah yang besar dan pemain-pemain yang komplit dari luar negeri. Ia menyiapkan diri dengan melatih fisik sejak tiga bulan lalu.

“Harapannya sieh event seperti ini sering diadakan, minimal setahun sekali harus rutin karena di Indonesia ini tidak ada kompetesi yang berkelas seperti ini. Ada satu dua cuma menurut saya ini yang paling berkelas,” kata Ficky yang pernah meraih medali emas di tunggal putra PON 2016 di Jawa Barat.

“Saya berharap kejuaraan ini terus diadakan setiap tahun atau minimal enam bulan sekali. Kejuaraan Bali Open International Table Tennis Championship 2019 adalah yang terbesar dan terbanyak. Bapak Kapolda itu memang luar biasa, ia punya hobi dan main pingpong dan main juga. Bahkan Kapolda support juga,” ucap Gilang Maulana.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolda Bali yang sudah memberikan dukungan untuk atlet-atlet muda tenis meja untuk terus mengasah diri dan meraih prestasi setinggi-tingginya. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Bali atas terselenggaranya event ini, semoga dapat memacu atlet muda dan event ini dapat berlanjut setiap tahun. Terima kasih,” kata M. Zahru Nailufar.

Sementara Bima Abdi Negara menjawab bahwa menjelang turnamen ini, ia melakukan persiapan lebih karena akan melawan atlet luar negeri. “Untuk Open, event ini adalah yang terbesar. Dengan adanya event ini akan menambah pengalaman kita karena banyak ada atlet luar negeri,” ujarnya.

“Terima kasih bapak Kapolda Bali telah menyelenggarakan event ini, semoga atlet tenis meja Indonesia bisa menampilkan yang tebraik dan mampu mencetak atlet baru. Kejuaraan ini kaau bisa diadakan rutin setahun sekali,” sambung Bima.

Kemudian Rina Sintya menjawab bahwa kejuaraan ini merupakan salah satu yang terbesar yang pernah ia ikuti karena melibatkan banyak atlet baik dari nasional maupun internasional. Untuk itu, dirinya sudah melakukan persiapan dengan matang untuk bertanding di kejuaraan ini.

“Terima kasih kepada Kapolda Bali yang telah menyelenggarakan event kejuaraan tenis meja ini untuk menambah pengalamann atlet-atlet muda Indonesia dalam menghadapi kejuaraan kelas dunia. Semoga kejuaraan ini rutin dilaksanakan sehingga kami bisa memiliki kesempatan untuk mengharumkan nama Indonesia,” kata Rani Sintya, Senin (22/7).

(humas)
Terbesar di Indonesia, Atlet Nasional Berharap Bali Open International Table Tennis Championship 2019 Diadakan secara Rutin Terbesar di Indonesia,  Atlet Nasional  Berharap Bali Open International Table Tennis Championship 2019 Diadakan secara Rutin Reviewed by Tag on Juli 23, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar